
| Category: | Movies |
| Genre: | Kids & Family |
Kalo’ ngeliat dari posternya sama judulnya, pasti menurut kalian, film ini adalah tentang balapan mobil. Dan ternyata, kalian… ada benarnya juga *gak penting yah?*
Speed Racer (Emile Hirsch) adalah seorang anak muda yang dari kecil cuman tertarik dengan yang namanya balap mobil. Ayahnya seorang perakit mobil balap, sedangkan kakaknya, Rex Racer (Scott Porter), adalah seorang pembalap terhebat di masanya. Sedari kecil, Speed sangat mengagumi kakaknya. Ia bahkan berharap untuk menjadi seperti kakaknya. Suatu hari, sang kakak meninggalkan rumah. Rex tetap bertanding, namun reputasinya jatuh lantaran dalam beberapa kali pertandingan, ia disinyalir berbuat kejahatan (menabrak mobil lain dengan sengaja, dan lain sebagainya).
Di satu balap mobil dengan rute yang sangat panjang (mirip Paris Dakar mungkin yah), yang bernama Casa Cristo, mobil yang digunakan Rex terlihat terbakar. Rex divonis telah mati dan hal tersebut menimbulkan kesedihan yang luar biasa bagi sang ayah dan juga Speed.
Speed bertumbuh besar dan (tentu saja), menjadi seorang pembalap. Sama seperti sang kakak, Speed menjuarai begitu banyak turnamen-turnamen. Demi mengenang sang kakak, agar namanya terus menjulang (walaupun telah mati), Speed seringkali mengerem mendadak di dekat garis finish. Hal ini menyebabkan rekor waktu Rex Racer tidak terkalahkan.
Suatu saat, seorang milyarder bernama Royalton dating ke kediaman Racer untuk mengajar Speed bergabung dengan tim balap mobilnya. Royalton menjanjikan begitu banyak materi baik kepada Speed dan ayahnya. Namun, Speed menolak.
Royalton sangat membenci Speed, sehingga ia berusaha untuk menjatuhkan Speed dan ayahnya. Singkat cerita, sang ayah dan Speed mendapatkan rumor yang tidak baik, namun mereka tidak dapat melakukan apa pun.
Seorang Investigator dan seorang pembalap bernama Racer X kemudian mendatangi kediaman keluarga Racer untuk mengajak Speed membongkar kejahatan Royalton. Yang dapat dilakukan oleh Speed adalah bergabung dengan Racer X di tim Taejo Togokhan, anak seorang pengusaha Jepang. Jika Togokhan menang, maka, Togokhan akan membeberkan semua kelicikan-kelicikan Royalton dalam pertandingan-pertandingan sekelas Grand Prix. Namun, turnamen yang harus diikuti oleh Speed adalah … Casa Cristo, yang mana tentu saja sang ayah melarangnya untuk pergi. Namun Speed pergi juga.
Petualangan di Casa Cristo adalah yang terkeren (menurut gue). Viewnya dan beberapa movement dengan efek serupa Matrix-pun mulai keluar. Dan emang gue paling suka adegan yang ada di sini. Nggak heran, yang ngebuat effect-nya adalah John Gaeta, orang yang sama yang memenangkan Academy Award untuk Visual Effects untuk film The Matrix.
Eniwei, Togokhan akhirnya menang. Namun ternyata, ada kesepakatan antara Togokhan dengan Royalton; yaitu, apabila Royalton kalah, maka Royalton akan membeli saham Togokhan. Kemenangan di Casta Cristo, membuat Togokhan menaikkan harga sahamnya yang dibeli oleh Royalton. Tentu saja, semua kebusukan Royalton tidak juga dibeberkan oleh Taejo Togokhan.
Kesal, sedih dan kecewa, Speed akhirnya mulai mempertanyakan alasan ia balap mobil. Apakah ia hanya menjadi sebuah boneka dari perusahaan untuk menaikkan saham mereka? Sebuah pertanyaan yang sangat dalam dan harus ia cari sendiri.
Kekalahan Speed beberapa waktu lalu (bukan di Casa Cristo), membuat Speed harus melewati kesempatan untuk mengikuti Grand Prix. Namun, adik dari Taejo Togokhan mengambil satu undangan resmi kepada Speed, agar Speed dapat memberi pelajaran kepada Royalton. Karena tentu saja, Grand Prix ini telah didesign mengenai siapa yang akan menjadi juara, tentu saja… Royalton. Apabila Speed dapat memenangkan pertandingan ini, Royalton akan hancur.
Menurut gue ceritanya biasa aja. Tapi efeknya keren banget, asli. Lumayan ada lucu-lucunya juga; tapi tentu saja, ketutupan sama efeknya.
Satu karya lagi dari mahluk-mahluk ‘pencipta’ matrix. Efeknya keren; ceritanya sih, biasa aja. Tiga setengah sih sebenarnya dari gue.
Kalo’ emang mau liat efek, Speed Racer merupakan salah satu tontonan yang menarik kok. Nonton aja.
Pemain:
Emile Hirsch
John Goodman
Christina Ricci
Susan Sarandon
Matthew Fox
Ime’…
PS: menurut gue sih, genre-nya kids & family, kalo' kalian tersinggung (hah??) yah, maap lah yaaa :D
